Kebijakan Keamanan Anak incove
incove ("Layanan") menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap eksploitasi dan pelecehan seksual anak (CSAE, Child Sexual Abuse and Exploitation) dan melarangnya sepenuhnya. Segala bentuk materi eksploitasi/pelecehan seksual anak tidak boleh dibuat, dimiliki, dibagikan, maupun diminta.
1. Konten dan perilaku yang dilarang
Konten dan perilaku berikut dilarang keras di Layanan.
- Membuat, memiliki, membagikan, atau meminta materi pelecehan seksual anak (CSAM) dalam bentuk apa pun
- Grooming, atau upaya membangun hubungan yang tidak pantas dengan anak di bawah umur
- Eksploitasi seksual, pemaksaan, atau ancaman terhadap anak di bawah umur, termasuk sextortion (pemerasan seksual)
- Membagikan, meminta, atau menyebarkan konten seksual yang melibatkan anak di bawah umur
- Segala aktivitas yang mengancam keselamatan atau kesejahteraan anak
Dalam kebijakan ini, anak atau anak di bawah umur berarti setiap individu yang berusia di bawah 18 tahun.
2. Prinsip dasar
- Tanpa toleransi: konten dan perilaku terkait eksploitasi/pelecehan seksual anak dilarang tanpa pengecualian.
- Usia minimum: Layanan hanya boleh digunakan oleh orang berusia 14 tahun ke atas, atau lebih tinggi apabila hukum negara tempat tinggal pengguna mensyaratkannya (15 atau 16 tahun di sebagian negara, termasuk sebagian wilayah Kawasan Ekonomi Eropa). Apabila kami memastikan adanya penggunaan yang tidak memenuhi persyaratan usia minimum, akun tersebut kami hapus atau nonaktifkan.
- Tertutup secara desain: tidak ada feed publik, penjelajahan, maupun pencocokan dengan orang asing, sehingga konten tidak beredar ke luar grup.
3. Tindakan saat teridentifikasi
Apabila materi eksploitasi/pelecehan seksual anak dilaporkan atau teridentifikasi, kami mengambil tindakan berikut.
- Kami segera memblokir penayangan konten tersebut.
- Apabila pelanggaran terkonfirmasi, kami menghapus konten tersebut dan mengamankan bukti yang relevan.
- Kami melaporkannya kepada aparat penegak hukum dan lembaga terkait (untuk yurisdiksi lain, NCMEC atau lembaga yang setara).
- Kami menangguhkan akun yang bersangkutan dan membatasi pendaftaran ulang.
4. Cara melapor
- Di dalam aplikasi, gunakan menu ⋯ → Laporkan → "Eksploitasi & pelecehan seksual anak" pada video, pesan, pengguna, atau grup yang bermasalah. Konten langsung diblokir segera setelah laporan diterima, dan tim operasional meninjaunya sebagai prioritas (target: dalam 24 jam).
- Pelaporan di luar aplikasi atau perkara mendesak dapat disampaikan melalui kontak penanggung jawab.
5. Lembaga pelaporan eksternal
Apabila Anda menemukan materi eksploitasi/pelecehan seksual anak, Anda juga dapat melaporkannya kepada lembaga-lembaga berikut.
- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) — telepon 110 (nomor darurat terpadu 112)
- Layanan SAPA 129 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) — telepon 129, untuk kekerasan terhadap perempuan dan anak
- KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)
- Kanal Aduan Konten pemerintah (aduankonten.id) — untuk konten daring ilegal
- Untuk yurisdiksi lain: National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC) di Amerika Serikat atau lembaga setara di wilayah Anda; di Republik Korea: kepolisian (112)
6. Perbaikan berkelanjutan
Operator secara berkelanjutan meninjau dan menyempurnakan sarana pelaporan, prosedur peninjauan, serta teknologi untuk mendeteksi dan mencegah perilaku kekerasan/pelecehan.
7. Kepatuhan
Kebijakan ini dimaksudkan untuk memenuhi Standar Keamanan Anak (Child Safety Standards) Google Play serta peraturan perundang-undangan terkait — termasuk peraturan Republik Korea tentang pelindungan anak dan remaja dari kejahatan seksual, dan bagi pengguna di Indonesia, peraturan pelindungan anak yang berlaku. Pelanggaran akan ditindaklanjuti dengan tindakan-tindakan di atas serta langkah hukum. Pertanyaan terkait keamanan anak dapat disampaikan ke safety@incove.app.